David McClelland: Dorongan Berprestasi atau n-Ach.
Dalam teori ini, McClelland menjelaskan bahwa
untuk membuat suatu pekerjaan dapat berhasil, yang paling penting adalah sikap
terhadap pekerjaan tersebut. Konsep dalam teori McClelland yang terkenal yakni,
the need for achievment, kebutuhan atau dorongan, yang kemudian disingkat
dengan simbol n-Ach. Dalam konsep n-Ach, dorongan untuk berprestasi tidak
sekedar untuk meraih imbalan material yang besar. Ada kepuasan batin tersendiri
kalau dia berhasil menyelesaikan pekerjaannya dengan sempurna. Imbalan material
menjadi faktor sekunder. McClelland mengatakan bahwa apabila dalam sebuah
masyarakat ada banyak yang memiliki n-Ach yang tinggi, dapat diharapkan
masyarakat tersebut akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Menurutnya, tempat yang paling baik untuk menumbuhkan n-Ach adalah di dalam
keluarga melalui orang tua.
Contoh: Di negara jepang kegagalan adalah
sebuah aib besar dan sebliknya keberhasilan adalah sebuah prestasi yang luar
biasa yang sangat di hargai oleh masyarakat. Dengan pandangan ini jepang
mampu membangun negaranya dengan cepat.
W.W. Rostow: Lima Tahap Pembangunan
Bagi Rostow pembangunan merupakan proses yang bergerak dalam sebuah garis lurus, yaitu dari masyarakat yang terbelakang ke masyarakat yang maju. Lima tahap pembangunan menurut Rostow:
• Masyarakat tradisional.
Masyarakat masih dikuasai oleh kepercayaan-kepercayaan tentang kekuatan di luar ekuasaan manusia. Manusia tunduk kepada alam dan belum bisa menguasai alam. Produksi masih sangat terbatas, begitu juga sifat masyarakatnya sangat statis, dalam arti kemajuan berjalan dengan sangat lambat.
• Prakondisi untuk lepas landas.
Masyarakat tradisional, meskipun sangat lambat, terus bergerak.pada satu titik, dia mencapai prakondisi untuk lepas landas. Biasanya keadaan ini terjadi karena adanya campur tangan dai luar, dari masyarakat yang sudah lebih maju. Segala usaha untuk meningkatkan produksi mulai bergerak dalam periode ini.
• Lepas landas.
Periode ini ditandai dengan tersingkirnya hambatan-hambatan yang menghalangi proses pertumbuhan ekonomi.
• Bergerak kekedewasaan.
Setelah lepas landas akan terjadi proses kemajuan yang terus bergerak ke depan, meskipun terkadang terjadi pasang surut. Industri berkembang sangat pesat. Negara memantapkan posisinya dalam perekonomian global: barang yang duunya diimpor sudah ulai diproduksi sendiri.
• Jaman konsumsi massal yang tinggi.
Karena kenaikan pendapatan masyarakat, konsumsi tidak lagi terbatas pada kebutuhan pokok untuk hidup, tetapi meningkat ke kebutuhan lain yang lebih tinggi. Pada titik ini, pembangunan sudah merupakan sebuah proses yang berkesinambungan, yang bisa menopang kemajuan secara terus menerus.

0 komentar:
Posting Komentar